PENGUMUMAN

Setiap konten, merek dagang, atau bahan lain yang mungkin ditemukan di OTAKU-AKUT adalah bukan properti dari kami OTAKU-AKUT tetapi hak cipta dari pemiliknya masing-masing.OTAKU-AKUT tidak melakukan klaim kepemilikan atau tanggung jawab untuk kontent tersebut, dan anda harus mencari persetujuan hukum untuk setiap penggunaan bahan tersebut dari pemiliknya.

Gun-Ota ga Mahou Sekai ni Tensei shitara, Gendai Heiki de Guntai Harem wo Tsukucchaimashita!? CHAPTER 036 - Keputusan Ojou-sama

Font Size :
Dark Mode
Reset Mode
Bab 036 - Keputusan Ojou-sama

Kota pelabuhan yang bertindak sebagai pintu masuk ke Demon Continent. 

Kota ini adalah tempat dimana rumah budak berada, tempat dimana aku dijual setelah ditipu oleh adventurer palsu sekitar setahun yang lalu.
Aku sedang mengamati jalanan sambil mengenakan jubah berkerudung. 

Dua orang pemuda berambut pirang muncul dari salah satu penginapan.
Mereka mengunjungi penginapan buakan karena mereka ingin menginap, tapi untuk mengecek tamu penginapan. 

Pihak lain mungkin bawahan kepala klan vampir. 


Orang yang mereka cari - tidak diragukan lagi adalah “Chrisse Gate Vlad-ojou-sama”.
Chrisse-ojou-sama dan aku tiba di sini dengan berjalan kaki dari hutan belakang castle pada malam hari.
Aku telah menilai untuk keselamatan ojou-sama lebih baik baginya untuk tidak tinggal di Demon Continent, tapi pergi ke beberapa benua lain.
Setengah hari perjalanan dengan kereta. 

Tanpa istirahat atau tidur, aku tiba di kota ini setelah berjalan selama sehari, dengan membawa ojou-sama di pelukanku. 

Ketika kami lapar kami mengambil beberapa makanan ringan yang tersisa dari pesta kejutan Karen.
Sepanjang perjalanan, ojou-sama menunjukkan sedikit reaksi, dan hanya menggantung kepalanya.


Aneh bagaimana bisa dalam satu hari situasinya bisa berubah seperti langit dan bumi.

Kami tidak pergi mencari penginapan begitu kami tiba di kota, tapi menuju ke [Rano Slave House] dimana Master membelikan ku. 

Seperti yang aku takutkan, kaki tangan musuh sudah bekerja di penginapan; Dan aku nyaris tidak berhasil membawwa ojou-sama ke rumah budak.
Setelah mengkonfirmasi situasi di luar, aku kembali ke rumah budak. 

Aku pergi ke bagian belakang rumah, dan melakukan kontak mata dengan kepala penjaga.

Dia adalah pria botak dan tanduk bengkok yang tumbuh dari keningnya - Obukhov.

Pintu masuk ke ruang bawah tanah di bagian belakang rumah dilindungi dan dibarikade oleh dia dan anak buahnya. 

Aku bertukar salam dengan mereka dan menuruni tangga ke ruang bawah tanah.
Hari kelima sejak kami kabur dari kastil.
Ojou-sama dan aku saat ini sedang bersembunyi di ruang bawah tanah Rano Slave House. 

Kami bersembunyi di ruangan di ruang bawah tanah tempat aku tinggal sekitar setahun yang lalu.
Aku percaya kepala Vampir House tidak akan pernah berfikir bahwa kami akan bersembunyi di ruang bawah tanah sebuah rumah budak dan bukan sebuah penginapan.
Aku tidur di ruang besar yang kosong, tapi aku menyuruh ojou-sama menggunakan kamar pribadi.
Mereka tidak menyembunyikan kami dengan niat baik. 

tidak termasuk dengan makanan, tapi mereka membuat kami membayar dengan harga yang sangat tinggi sebagai biaya penginapan. 

Entah bagaimana kami berhasil membayarnya dengan logam mulia yang dikumpulkan dari kamar ojou-sama. 

Tapi selama kami bisa membayarnya kami bisa tenang.
Karena selama kami mamapu membayar tidak akan ada kebutuhan bagi mereka untuk menghianati kami. 

Jika mereka menjual kami ke Vampire house bahkan setelah menerima pembayaran dari kami, mereka akan langsung dicap sebagai orang yang tidak dapat dipercaya oleh masyarakat kelas atas yang memiliki koneksi dengan ojou-sama, belum lagi Master. 

Seorang pedagang tidak akan melakukan sesuatu yang akan merusak kredibilitas mereka.
‘Seorang pedagang akan gagal tampa kerdibilitas, dan meraka tidak akan dapat melanjutkan bisnis mereka’, kata- kata yang pernah ku dengar tiba tiba teringat kembali.
Aku menaiki tangga dari ruang bawah tanah menuju lantai paling atas. 

Aku menuju ke ruang tamu.
Di dalam ruangan itu ada "sofa kulit, meja yang terbuat dari kulit serangga, dan kursi tebal." 

Tidak ada jendela, tapi ada tanaman dalam pot sebagai gantinya dan ada sebuah lukisan yang cantikk untuk meredam suasana mencekik. 

Ada juga perabotan elegan yang disusun dengan baik.
Tuan kodok berkaki dua berada di dalam ruangan itu. 

Dia adalah pemilik Rumah Slave Rano ini, Rano Merumeru. 

Dia menyambut ku dengan sikap ramah yang benar-benar tidak sesuai dengan penampilannya.
"Hiya Lute, bagaimana kotanya?" 

"Pengawal diposkan di pelabuhan, penginapan dan gerbang kota seperti biasa. Saat ini sepertinya mereka sangat yakin bahwa kami berada di kota ini sehingga mereka melakukan pencarian menyeluruh. Aku ingin tahu apakah mereka mendengar sebuah kabar tentang seseorang yang melihatku atau sesuatu .... "
Saat aku menatapnya, dia mengangkat bahunya.
"Hanya ada beberapa tempat di mana anak-anak bisa pergi dengan berjalan kaki dari Vlad House. Bahkan aku mengharapkan mu untuk pergi ke benua lain melalui kota ini. Jika kau pergi ke kota pelabuhan lain, mereka pasti akan menyusul mu. Tidak mungkin salah satu dari kami akan membocorkan berita tentang keberadaanmu" 

"……Aku tau."
Aku mencoba memancingnya, untuk berjaga-jaga. 

Aku berharap banyak. 

Karena itulah aku bersembunyi di titik buta mereka dan tingal di basement sebuah rumah budak.
"Kalau begitu, soal menyelundupkan kita ke luar negeri, apakah kau bisa menemukan sebuah kapal?" 

"Tentu, tapi tentu saja ada biaya. kau ingin pergi ke fairy human contiment, jadi untuk dua orang biayanya menjadi sekitar segini. "
"Kamu pasti bercanda kan? Tidak peduli berapa banyak aku bekerja, aku tidak bisa membayar uang sebanyak itu untuk dua orang! "
Jumlah uang yang Rano ajukan sangat keterlaluan 
kau bisa membangun sebuah rumah kecil dengan uang sebanyak itu
Dia membelai kepala kodoknya.
"Setiap benua rewel tentang imigran gelap dewasa ini. Lagi pula, kalaupun kau bilang kami membantu Vlad House, kami jelas membuat Vampir House menjadi musuh kami. Untuk itu aku pikir sejumlah ini sesuai, bukan? "
Terlepas dari nada ramah dan sikapnya, dia benar-benar memanfaatkan kami. 

Seperti yang diharapkan dari seorang pedagang yang menangani budak.
Tapi mungkin ojou-sama dan aku bisa pergi secara terbuka dan mengikuti prosedur normal untuk memasuki benua lain. 

Aku bisa membayangkan kami ditemukan oleh antek-antek dari  Vampire house saat sedang melakukan hal itu.
Jadi, tidak ada jalan lain, selain sesuatu yang ilegal seperti penyelundupan.
"Jika bukan fairy human continent, maka aku bisa membawa mu ke dragon continent dengan biaya segini." 

"Dragon Continent, ya ......"

Dengan waktu yang sepertinya telah direncanakannya selama ini, Rano mempresentasikan sebuah kompromi. 

Jika itu Dragon Continent, uangnya hampir tidak cukup.
Benua di sebelah Demon Continent, Dragon Continent. 
Itu terletak di mana angka [4] berada di sebuah jam.
Jika kami melintasi perbatasan dan pergi ke Dragon Continent, itu akan menurunkan kemungkinan Vampir House bisa menyentuh kami.
(Jika aku pergi ke Dragon Continent dan menjadi seorang adventurers atau melakukan kerja manual untuk uang, aku pikir aku bisa mendukung ojou-sama .... Atau mungkin aku bisa membiarkan ojou-sama pergi ke fairy human continent sendirian ... nah.)
Terlalu ceroboh untuk mengirim mantan hikikomori seperti ojou-sama, yang buta terhadap cara dunia, sendirian ke kota Hod di wilayah Aljio tempat tinggal Elle-sensei. 

Ada kemungkinan yang sangat tinggi bahwa dia akan tertipu dan dijual kembali ke Demon Continent sebagai budak seperti ku. 

Kemudian, jika kepala Vampir House membeli ojou-sama sebagai budak, dia akan berada dalam keadaan yang mengerikan. Oleh karena itu, rencana untuk mengirim ojou-sama sendiri ke fairy human continent ditolak.
Kukatakan padanya apa yang telah kupikirkan dengan saksama.
"... .. kalau begitu, kami akan berlayar ke Dragon Continent." 

"Aku akan mengaturnya segera setelah biayanya dibayarkan." 

"Sebagai layanan, tolong gunakan dana yang tersisa di rekening kami untuk menutupi sisa biayanya." 

"Nah, kalau memang begitu ..."
Aku menyelesaikan negosiasi dengan Rano. 

Dia memakai senyuman yang sangat mirip dengan pedagang.

 
Rano dan aku menyusuri ruang bawah tanah.
 
Itu karena aku meninggalkan ojou-sama yang bertanggung jawab atas dana tersebut.
Aku mengetuk pintu kamar tempat dia berada.
"Permisi."
Ojou-sama sedang duduk di tempat tidur sambil memeluk lututnya, dengan wajah terkubur di pelukannya.
Dia telah seperti ini sejak kami keluar dari mansion. 

Itu tidak masuk akal. 

Tidak satu malam pun berlalu, dan pesta kejutan yang menyenangkan telah berubah menjadi orang tuanya ditangkap sebagai tahanan.
Fakta bahwa dia sendiri dikejar tidak membuat segalanya menjadi lebih baik. 

Dia bahkan tidak punya waktu untuk menenangkan hatinya.
Dia masih memakan makanannya setidaknya itu sangat melegakan.
"Ojou-sama, aku minta maaf mengganggu istirahat mu. Aku ingin melaporkan rencana kita mulai sekarang. "
Untuk memberi ketenangan kepada ojou-sama, aku menjelaskan rencanaku. 

Kukatakan padanya bahwa berencana pergi ke Dragon Continent. 

Begitu kita melintasi perbatasan negara, rumah utama Vampir pasti tidak akan menyusul kami, dan keamanan kami bisa terjamin, aku tekankan.
Aku berpikir bahwa dengan ini, dia akan sedikit tenang dan aku harap mungkin dia akan menghiburnya
"Untuk alasan itu aku perlu ojou-sama untuk melepaskan dana yang kau pegang .... Apakah itu akan baik-baik saja? " 

"............"
Namun, Ojou-sama dengan tenang merobek rencana yang aku ajukan.
Ojou-sama mengangkat wajahnya. 

Sudah lama aku tidak melihat wajahnya.
Matanya merah karena menangis, pipinya agak tipis.
 
Warna kulitnya buruk, dan rambutnya juga kehilang an kemilaunya. 

Tubuhnya yang ramping tampak lebih kurus.
[Aku tidak akan pergi ke Dragon Continent]
Ojou-sama menulis di papan tulis mininya, menolak usulan ku.
Secara keseluruhan, dia menjadi lebih lemah. 

Tentu saja itu masalah. 

Gadis kecil yang telah dibesarkan dengan perawatan yang tajam tiba-tiba terdesak ke dalam situasi di mana masa depannya tidak pasti. Tentu saja dia akan melemah.
Namun hanya kilatan di mata ojou-sama yang lemah. 

Sebenarnya itu bersinar, warnanya lebih panas dari matahari.
Ojou-sama menulis di papan tulis mini miliknya.
[Aku tidak melarikan diri Lute-oniichan, mari berjuang menyelamatkan ayah dan ibu! Mari berjuang sampai akhir yang pahit!] 

"................................. ..eh?"
Ojou-sama bergeser ke keadaan yang aneh.
---------------------------------------
---------------------------------------




Share Tweet Share

Comment Now

0 komentar

Please wait....
Disqus comment box is being loaded