PENGUMUMAN

Setiap konten, merek dagang, atau bahan lain yang mungkin ditemukan di OTAKU-AKUT adalah bukan properti dari kami OTAKU-AKUT tetapi hak cipta dari pemiliknya masing-masing.OTAKU-AKUT tidak melakukan klaim kepemilikan atau tanggung jawab untuk kontent tersebut, dan anda harus mencari persetujuan hukum untuk setiap penggunaan bahan tersebut dari pemiliknya.

Gun-Ota ga Mahou Sekai ni Tensei shitara, Gendai Heiki de Guntai Harem wo Tsukucchaimashita!? Chapter 060 - Battle time

Font Size :
Dark Mode
Reset Mode

Chapter 060 - Battle time ====================

Kali ini, isi questnya adalah menjadi pendamping kafilah Tingkat III.

Tujuannya adalah ibu kota dragon continent:  Jika kami tidak mengambil jalan memutar, maka akan memakan waktu sekitar 10 hari untuk mencapainya.
Tapi pada titik tengah (setelah 5 hari), ada tempat yang akan kami singgahi selanjutnya.
Tempat itu adalah kota pertambangan Vesta.

Karena Vesta berada di daerah pegunungan, kami harus melewati hutan dimana banyak monster muncul di sepanjang jalan.
Butuh waktu sekitar 4 hari untuk sampai ke Vesta.

Kami akan mengantarkan barang bawaan ke sana dan mengambil barang bawaan baru. Rencananya kami akan tinggal dan beristirahat di sana sekitar 3 hari.

Setelah kami keluar dari kota pertambangan, kami akan menuju ke ibukota.
Ini juga akan memakan waktu sekitar 4 hari.

Singkatnya, 5 hari untuk mencapai titik tengah, 4 hari di Vesta, 3 hari untuk beristirahat, 4 hari dari Vesta ke ibukota - total 16 hari.
Begitu sampai di ibu kota, pekerjaan kami akan selesai.
Itu adalah quest  yang akan memberi hadiah 2 koin emas (sekitar 200.000 yen) untuk sekitar 15 hari kerja.

Itu adalah harga termasuk sebuah gerobak, makanan, dan penginapan untuk beristirahat. Jumlah jam kerja yang panjang, tapi jika dihitung pada hari-hari dimana kami tidak harus melawan monster dan hari libur, maka orang bisa mengatakan bahwa itu adalah pekerjaan yang cukup bagus.

Aku meninggalkan rumah ke Meiya saat aku tidak ada.

" Tolong serahkan  padaku, Lute-sama! Murid pertama Lute-sama, Meiya Dragoon, akan menunjukkan bahwa dia bisa melindungi rumah dengan sempurna! " Atau begitulah katanya, tapi aku bertanya-tanya mengapa alih-alih memikirkannya sebagai orang yang dapat diandalkan, aku merasa kegelisahan di dalam diri ku ...

Dan sebelum keberangkatan, Snow dan Chrisse membawa hadiah dan melakukan kunjungan ke lingkungan sekitar.
Jadi mereka bisa melihat rumah kami sesekali saat kami pergi.
Tidak ada yang membenci dua gadis imut yang datang untuk menyambut mereka dengan hadiah.

Mereka sangat bagus untukku.




Hari pertama setelah keberangkatan.
-------------------------------------------------------

Jalan menuju Dragon Kingdom adallah jalan lintas, dan karena ada banyak lalu lintas, semua monster berbahaya pada dasarnya sudah musnah.
Kami dipekerjakan karena hanya melewati hutan dalam perjalanan menuju Vesta.
Melewati hutan biasanya membuat kesempatan untuk bertemu monster lebih tinggi.
Itu sebabnya dia menyewa pendamping.
Gerobak dari kelompok 3-orang Symil ada di depan, lalu 5 gerobak klien, dan akhirnya gerobak kelompok ku di akhir.
Total 7 gerobak.

Seperti yang diharapkan, 5 hari pertama perjalanan di jalan terasa semarak dan damai.
Tapi jika ada masalah, itu ...

"Kita tidak bisa menggunakan toilet cuci saat bepergian."

Aku mendesah sambil bergoyang-goyang dalam kereta yang di kendarai oleh Xiah.
Itu bahkan belum 1 jam sejak kami berangkat, tapi ketika aku berpikir bahwa aku tidak bisa menggunakan toilet cuci, aku tentu saja mendesah.

Snow merasakan hal yang sama dan mendesah bersama.

"Begitu kau mengenal kenikmatannya,  kau tidak akan pernah bisa kembali."
"aku ingin cepat-cepat pulang untuk menggunakan toilet cuci."

Di sisi berlawanan, Chrisse menggelengkan kepalanya dengan wajah muram.

[Senjata raja iblis itu, aku tidak keberatan tidak memilikinya sama sekali! ]

Chrisse sepertinya entah bagaimana memusuhi toilet cuci.
Aku ingin bertanya tentang alasanya lain kali.

Tapi sungguh, tidak mungkin aku bisa membuat toilet cuci portabel yang disederhanakan dan memasukkannya ke gerobak.
Di dalam gerobak, ada makanan, senjata, amunisi, set pelindung, set pakaian, selimut, sadel, tali kekang, dan 2 barel magic liquid metal untuk berjaga-jaga - semua barang yang diperlukan untuk bepergian dikemas dengan kencang. Kami mampu menciptakan air dengan sihir, jadi kami tidak membawa apapun.
Dan kami butuh ruang untuk duduk juga, jadi tidak ada tempat untuk toilet cuci portabel.

Xiah, yang duduk di kursi gantung, mengetahui keberadaan toilet cuci yang disederhanakan dan mulai bergumam.
Tentu saja, Xiah juga pernah merasakan toilet cuci dan dia sudah menjadi budaknya, baik dalam pikiran dan tubuhnya.

“ Jika aku meminta orang itu, maka mungkin bahkan saat bepergian? Tapi tidak, untuk menyuruh orang itu membawa toilet cuci sedikit ... "

Melihat punggungnya yang serius, aku agak ragu untuk memanggilnya.
Apa boleh buat ... aku memutuskan untuk berhenti pada toilet cuci dan memanfaatkan waktu luang ku.
Aku  mengeluarkan 1 barel magic liquid metal, memegangnya di antara kedua kaki ku.

"Lute-kun, apa yang kau lakukan?"
"Hah? Yah, aku bebas, jadi kupikir aku harus membuat beberapa prototipe. "

Saat aku hampir selesai membuat pelindung & aksesoris, AK47s Snow dan Xiah, aku melanjutkan untuk membuat peralatan lainnya.
Itu adallah  - granat tangan.

Secara harfiah “sebuah granat yang kau lempar dengan tangan mu,” itu juga disebut  “hand-thrown grenade.”
Sebuah granat adalah sebuah bom kecil eksplosif yang akan menyebarkan fragmen dan gelombang kejut jika terkena.

Kata “granat” berasal dari kata Spanyol “granada” – yang berarti “buah delima. "
Dan itu dikenal sebagai “hand grenade” dalam bahasa Inggris.

Granat tangan terbukti telah ada sejak abad ke-13. Pada abad ke-17, pasukan yang dikenal sebagai "grenadier" juga ada.
Awalnya, granat tangan terbuat dari botol alkohol keramik, gips perunggu, dan bola besi ... diisi dengan bubuk hitam dan dilekatkan dengan sumbu.

Kemudian di Inggris pada tahun 1917, penelitian granat tangan dimulai.
Pada tahun 1921, definisi ketat untuk 'granat tangan' diproduksi.
Inilah definisi itu:

1: meledak saat dipukul dari sudut manapun.
2: granat tangan dan granat senapan bekerja tanpa memerlukan banyak pekerjaan atau penyetelan.
3: Tidak ada tonjolan luar yang bisa menyangkut ke pakaian.
4: tahan air.
5: Bahkan jika seseorang membuat kesalahan saat melempar dan menjatuhkannya, itu akan tetap aman.
6: Ini memiliki radius 10 meter.
7: Sebuah granat senapan tidak merusak senapan, dan memiliki jangkauan ideal.
8: Bisa disimpan dalam jangka waktu lama tanpa memburuk.

Setelah itu, granat tangan diproduksi oleh banyak negara.
Kemudian, granat tangan berkembang menjadi dua jenis: serangan [concussive grenades] dan defensif [fragmentation grenades] , masing-masing memiliki kegunaan mereka sendiri.

Granat konstruktif adalah granat yang merusak dengan [gelombang kejut dari ledakan].
Shell yang membungkus bahan peledak itu relatif tipis sehingga bisa meningkatkan daya ledakannya.
Di ruang terbuka tanpa penutup, keduanya memiliki kekuatan yang setara, namun jari-jari seragamnya yang seragam berukuran 10 meter kecil dibandingkan granat fragmentasi.
Karena dibuat untuk digunakan di daerah tanpa penutup (tanpa menangkap pelempar di dalamnya).

Fragmentation grenades, seperti namanya, menghasilkan kerusakan melalui fragmen yang tersebar di sekitar oleh ledakan tersebut.

Aku  sedikit teralihkan ke sini, tapi ... model yang biasa disebut "nanas" memiliki alur yang diukir di atas cangkang untuk menyebar dengan baik saat meledak. Tapi pada Perang Dunia II, kreasi peledak dan fragmen telah dipelajari, dan telah dikonfirmasi bahwa alurnya tidak menciptakan fragmentasi yang lebih baik sama sekali. Paling banter, ini hanya berguna untuk mencegah tergelincir.

Itu sebabnya ada banyak granat tangan buatan Amerika yang tidak memiliki alur tapi bulat saat ini. Alasannya adalah “jika itu bulat seperti bisbol tentara yang menggunakannya, akan lebih mudah melemparnya. "

Kembali ke topic- dengan Bagian dalam dari   granat   fragmentasi   dilengkapi dengan material fragmenting, seperti per heavy metal.  

Ledakannya lebih besar dari granat peledak sekitar 15 meter, dan biasanya dilempar dari balik tempat penampungan (seperti parit) untuk menghindari fragmen tersebut.

Pada awalnya aku memutuskan untuk membuat [fragmentation grenades]  untuk pertahanan.
Aku  pikir karena memiliki banyak bagian, seharusnya aku memulainya saat aku punya waktu.

Kira- kira Saat  aku  selesai membuat pelindung & aksesori, AK47s Snow dan Xiah, aku membuat bagian penting (inti, shell, pin pengaman, pin penahan pin, pegas pin, pegangan dan sejenisnya) dari magic liquid metal. Dalam hal itu, aku mencatat secara rinci, mencapai tingkat yang layak dan membuat produk jadi untuk semua bagian.

Tapi masalahnya adalah bahan peledak.

Misalnya, bagaimana jika aku menggunakan propelan yang aku buat dari bubuk mesiu tanpa asap, memasukkannya ke dalam granat, dan meledakkannya? Apa yang akan terjadi?

Bahkan jika meledak, kekuatannya akan jauh di belakang granat normal.
Mengapa demikian?

Dibandingkan dengan bahan peledak yang digunakan pada granat tangan, seperti TNT, bubuk mesiu tanpa asap memiliki kecepatan pembakaran yang jauh lebih lambat (kecepatan transmisi energi panas).

Kecepatan pembakaran bubuk untuk roket, cannonballs dan peluru sekitar 10-100m per detik.
Padahal kecepatan pembakaran bahan peledak, seperti TNT, mencapai 3000-8500m per detik.

Selanjutnya, bahan peledak tinggi [RDX] memiliki kecepatan pembakaran 8700m per detik.
Octogen (HMX) memiliki kecepatan pembakaran 9200m per detik.
Suhu sesaat mencapai 1500-4500 derajat celcius.

Klasifikasi teknis untuk yang digunakan dalam pistol adalah [propelan (powder)].
Kemudian, yang digunakan di cangkang berdaya tinggi dan di dalam bahan peledak adalah [peledak bubuk / bahan peledak].

[Bubuk peledak / peledak] yang kubuat untuk dikemas di granat tangan saat itu adalah yang disebut TNT.

Karena aku bisa mereproduksi bubuk peledak pistol dengan kekuatan sihir, aku berharap bisa juga membuat TNT untuk granat .... Tapi sebenarnya, aku mencoba membuat beberapa prototip di kediaman Meiya, tapi tidak berjalan dengan baik.
Dibandingkan dengan bedak yang digunakan pada pistol, bubuk mesiu tanpa asap, rasanya seperti mengkonsumsi lebih banyak kekuatan sihir.
Dan kupikir aku sudah menguasainya ....

Karena itu, sejak akhirnya aku bebas saat kami bepergian di gerobak, ku pikir aku akan menangani produksi bahan peledak TNT dan granat tangan lagi.

"Hee ~ begitu?"
[aku tidak begitu mengerti tapi, Lute onii-chan luar biasa.]

Aku  meninggalkan bagian yang tidak bisa aku ceritakan pada mereka- Worle war I & II - dan menjelaskan granat tangan, tapi mereka hanya memberikan jawaban umum.
Jelas, mereka tidak tertarik.

Mereka berdua kehilangan minat terhadap apa yang ku lakukan dan duduk berdampingan satu sama lain dengan damai.

"Kalau begitu, mari kita lanjutkan pembicaraan sebelumnya."
[Ya, perdebatan tentang apakah bau atau darah Lute onii-chan yang lebih baik, kan?]

Apa? sungguh menakutkan.

Snow, dengan aroma fetish seperti biasa, akan mengendus baju ku atau yang aku kenakan setelah berolahraga. Chrisse tampak seperti merindukan kantong darahnya dan karena itu ingin minum darah, jadi aku membiarkannya sedikit.
By the way, setiap kali aku menghabiskan malam bersamanya setelah aku membiarkannya minuman darah, ia akan bereaksi lebih baik dari biasanya, mungkin karena sensitivitas nya tinggi.

Mereka membahas hal-hal baik tentang selera miliki mereka dan rujukan yang berbeda secara harmonis, tidak tegang sama sekali.
Aku  senang bahwa istri ku saling bergaul dengan baik, tapi aku sedikit terdiam karena isi obrollan tersebut.

Seperti itu, quest Level III pertama ku berkembang dengan lancar.
hari 7 - setelah keberangkatan terjadi masalah.






Kami tiba di titik setengah jalan menuju Dragon Kingdom setelah 5 hari seperti yang direncanakan.
Dari padang rumput tampak bagus, kami menekan ke jalan yang terletak di antara hutan yang mengarah ke kota pertambangan.
Kota pertambangan seperti namanya: sebuah kota dengan mata pencaharian utama pertambangan.

Itu terletak di sisi gunung, kami harus melewati hutan.
Dan itu meningkatkan kemungkinan bertemu monster.
Dengan kata lain: sejak saat itu, ini lah yang sebenarnya.



Ketika kami memasuki jalan utama hutan, kami bersiap diri, karena udara telah berubah.
Tapi monster yang keluar hanyalah monster yang kami temui di sekitar kota dari quest Level II. Selanjutnya, bukan dalam paket besar; Paling banya, itu hanya 4 sampai 5 sekaligus-bukan masalah besar.

Seakan memiliki terlalu banyak energi, kelompok Symil's Level III melompat keluar dan membunuh semuanya dengan sangat cepat.
Berkat itu, kami tidak mendapat tindakan apapun.

Aku  merasa mudah, tapi ketika tiba saatnya untuk membuat kemah, ​​Symil dengan sarkastik mengatakan "Sungguh, ini sebabnya aku mengatakan Level II tidak akan banyak membantu sama sekali." Bahkan jika kau kalah melawan Level II ini dalam sekejap, apakah ingatannya buruk?
... Yah, itu lebih baik daripada dia bertarung lagi, kurasa.

Sedangkan untuk jaga malam, tugas dibagi antara kelompok ku dan Symil's.
Pertama adalah kelompok ku, maka bagian yang terakhir adalah kelompok Symil.

Kelompok ku dibagi lebih jauh menjadi dua kelompok untuk melakukan jaga malam.
Pertama adalah kelompok Snow dan Chrisse, yang merupakan rekan ku adallah Xiah.
Untuk jaga  malam, Xiah presense-sensing magic sangat berguna, dan aku kebanyakan hanya menahannya.

Kebetulan, item dari monster yang kalah menjadi milik petualang dalam kasus ini. Artinya, mereka adalah bonus diluar quest.
Karena kami mengendarai gerobak, mengangkutnya juga mudah.
Bonus dan hadiah pencarian bersama dibuat dengan jumlah uang yang cukup sederhana.



Kesulitan terjadi pada sore hari kedua setelah memasuki jalan hutan.
Kami  hanya sedikit lagi untuk  tiba ke tempat yang baik untuk perkemahan, dan gerobak di depan berhenti.
Gerobak kami juga berhenti.

" aku mendengar suara dari gerobak depan, terdengar seperti pertengkaran."

Anggota dengan telinga terbaik, Snow, menceritakan situasi gerobak ke depan.
aku menjadi waspada saat menyebutkan pertengkaran.

"... Snow dan aku akan pergi keluar untuk mengkonfirmasi. Chrisse dan Xiah, berjaga jaga dan bersiap untuk bergerak kapan saja.”

Setelah mengkonfirmasi jawaban semuanya, Snow dan aku meraih AK47s kami dan berlari ke depan.
Melihat ke belakang gerobak, aku melihat Chrisse duduk di atas kanopi, memegangi M700P di tangannya.
Itu akan membuatnya mengawasi sekelilingnya dan untuk menutupi kami bila dibutuhkan.

Aku  dan Snow segera tiba di tempat kejadian.
Ada seorang pria paruh baya duduk di atas batang pohon yang dikelilingi oleh kelompok Symil dan klien Gomugo.

Itu bukan orang yang dengan sembrono mengahalangi jalan dan kemudian di tabrak oleh kafilah kami.
Penampilannya tampak seperti pedagang seperti Gomugo- penuh luka di tubuhnya, dan banyak noda darah di pakaiannya.
Gomugo menyerahkan air dan dia meminumnya dengan panik.

Symil melihat Snow dan aku dan mengerutkan kening, tapi "pekerjaan adalah pekerjaan," dia mulai menjelaskan.

"Dia adalah yang selamat dari serangan monster di tempat terbuka di luar titik ini di mana kami memutuskan untuk berkemah. aku baru saja akan meminta keterangan. "

Tampak seperti waktu yang tepat.
Aku meminta Snow, dan dia menyembuhkan luka pria itu dengan sihir.
Pria itu berhenti minum dan bersyukur pada Snow.

Pria paruh baya itu meminum semua air dan menarik napas, dan dia kemudian berbicara tentang apa yang terjadi di tempat terbuka di luar titik ini sambil gemetar.

Dia juga seorang pedagang. Dia dan rekan-rekan pedagang mengumpulkan uang bersama untuk menyewa pendamping untuk meninggalkan Vesta.
Sementara mereka bersiap untuk berkemah di tempat terbuka, mereka diserang oleh sekitar 50 Orges.
Selanjutnya, karena sepertinya mereka tidak ingin membiarkan orang lain melarikan diri, mereka mengepung para pedagang dengan sembunyi-sembunyi dan menyerang sekaligus.

Dan entah karena keberuntungan, dia menyelinap dari pengepungan dan nyaris lolos dari kematian.

“Orges O, dan 50, katamu !?”

Kelompok Symil kaget.

Orge adalah varietas bermutu tinggi yang lebih kuat daripada orc. Tingginya rata-rata 3 meter, kekuatan ototnya juga 1-2 kali lipat. Ini adalah monster terkuat di sekitar area ini.
Tapi karena intelijensinya tidak berbeda dari orc, tidak mungkin mereka bergerak dalam kelompok secara strategis.
Orang yang diserang itu mengatakan bahwa menurutnya itu adalah mimpi buruk yang dia lihat juga.
Itu tidak wajar.

Setelah kami selesai mendengar ceritanya, Snow menunjukkan:

" Aku pikir penyihir kembar terlibat di sini. Ini modus operandi yang sama dari yang aku dengar, tidak salah lagi , ku kira. "

Penyihir kembar  -- sepasang penyihir kembar identik aneh yang menggunakan rasa takut untuk mengikat monster dan mengorganisir mereka untuk menyerang. Mereka sangat terampil sebagai penyihir, dan ketika keduanya menyerang bersama, kekuatan sihir mereka bergema dan untuk sementara dapat meluncurkan serangan tingkat A - .
Mereka adalah penyihir terkenal yang memiliki harga atas kepala mereka.

Jika demikian, maka itu adalah pekerjaan petualang kelas IV.

Kelompok  Symil mungkin tahu penyihir kembar, mereka menjadi gelisah dan gemetar bahkan lebih.

“ Li- lima puluh orges dikendalikan oleh penyihir kembar! Pada tingkat di mana kau harus kembali ke jalan dan mengirim laporan ke orde ksatria Dragon-Kingdom sesegera mungkin, bukan? "
" Tapi mungkin masih ada yang selamat. aku pikir kita harus terlebih dahulu mencari dan melihat situasinya. "

Symil menjadi kesal atas saranku dan melotot padaku.

"Seolah ada yang selamat!"
“ Tapi jika kau meninggalkan seperti ini, orang-orang yang berangkat dari kota pertambangan seperti orang ini akan menyerang lagi, kau tahu.”
" Terus! bukankah keselamatan diri kita  adallah prioritas pertama di sini? kita tidak tahu kapan akan diserang, jadi kita harus keluar dari sini sekarang!”
" Aku mengatakan bahwa kita harus memahami situasi saat ini, itu juga demi keselamatan diri kita sendiri."

Pendapat ku dan Symil's bertentangan.
Tentu, pandangan kami beralih ke majikan Gomugo.
Dia mengalihkan tatapannya dan menyeka keringat yang mengalir dari keningnya.

"Aku hanya orang awam tentang quest petualang. Kupikir aku akan membiarkan kalian para profesional memutuskan-nya di sini. "

Dia meninggalkan semua pengambilan keputusan pada.

Aku menghela napas dan memberikan sebuah proposal yang mengkompromikan.

" Kalau begitu pertama-tama kelompok ku akan berperan sebagai pramuka. Jika kami masih belum kembali setelah 3 jam, maka kalian bisa kembali ke jalan utama. Jika ada masalah, kami akan memberi sinyal asap; Saat itu, silahkan mundur segera. "
"... jika kalian ingin melakukan itu, maka silakan saja. "

Kelompok Symil juga menginginkan informasi untuk kelangsungan hidup mereka.
Jika kami mengambil tugas pemanduan yang berbahaya, mungkin itu yang akan ia inginkan.

Majikan, Gomugo, juga menyetujui keputusan ini.
Setelah mendapatkan izin mereka, Snow dan aku segera kembali ke gerobak kami.

Aku memberi penjelasan kepada Chrisse dan Xiah saat bergerak, memberi instruksi untuk mengeluarkan kuda bertanduk dari gerobak dan meletakkan pelana di atasnya.
Keduanya mulai bersiap tanpa meminta alasannya.

Setelah mengeluarkan kuda bertanduk dari gerobak, Xiah meletakkan kemudi dan pelana yang dia bawa untuk berjaga-jaga pada mereka.
Kami juga telah membeli kerah pencegahan-sihir, seperti yang disarankan Xiah.
Aku menempelkan dua kerah ke ikat pinggang.

Aku  mengambil kantung yang telah dilepas dan memasangnya pada posisi yang mudah ditangani dengan klip ALICE.

Setelah kami selesai mempersiapkan kuda, Snow menunggang kuda dengan Chrisse.
Xiah dan aku mengendarai yang satunya lagi, saat aku duduk di belakang.

Snow dan Xiah pernah berkuda, jadi aku membiarkan mereka naik.
Aku  dan Chrisse menempel di punggung mereka.


Sementara kami membiarkan kuda-kuda itu berlari dengan tergesa-gesa, aku menjelaskan situasinya kepada Chrisse dan Xiah.

Selain itu - bahwa tujuan kami saat ini hanya pengumpula informasi.
Kami memutuskan bahwa jika ada korban selamat, kami akan membantu mereka.
Jika kami merasa itu berbahaya, kami masih akan memprioritaskan diri sendiri dan mundur-bahkan jika ada korban selamat, misalnya.

Awalnya, Snow dan Chrisse enggan, tapi aku ingin memprioritaskan keselamatan mereka terhadap orang lain.
Aku mengungkapkan perasaan itu, meyakinkan mereka agar tidak sembrono.
Bahkan jika kami mengatakan bahwa kami ingin menyelamatkan orang- orang, tidak ada artinya jika kami mati dalam melakukan hal itu. Musuh adalah kelas Level IV. Tidak peduli seberapa hati-hati kami, kami tidak akan berlebihan.

Dan kami terus berlari sekitar 30 menit, dan dalam sekejap, kami sampai di tempat terbuka yang ditargetkan.

"Ini mengerikan ..."

Aku  turun dari kuda bertanduk dan melihat sekeliling.
Tempat terbuka yang ingin kami tempuh adalah seukuran tanah sekolah.
5, tidak, 6 gerobak hancur seperti mereka mengalami tornado. Roda dan as roda rusak, gerobak berada di sisi mereka, dan kanopi penuh lubang.

Tapi misteri di sini adalah bahwa tidak ada satu pun mayat.
Kargo di gerobak juga hilang.

Xiah memegangi AK47-nya di satu tangan, dengan hati-hati mengamati jejak dan jejak kaki yang ada di tanah.

"... ..Lihat sepertinya  kuda bertanduk dan mayat manusia  diambil, serta kargo. Kupikir kesempatan bahwa penyihir kembar terlibat tinggi, seperti yang diramalkan madam Snow. "
" Aku bisa mengerti soal kargo, tapi bahkan mayat kuda manusia dan bertanduk?"
"Ini makanan untuk orge.  Ogres tidak cerdas sehingga teror dan hadia- - - - dalam hal ini makanannya, jika diberi makanan maka mereka akan taat. Ini metode yang biasanya digunakan oleh penyihir kembar. "

Aku mengerti apa yang Xiah katakan.
Dengan kata lain, “wortel dan tongkat,” ya.
Mereka membawa barang para pedagang  untuk diri mereka sendiri dan memberi mayat untuk monster.   Efisiensi sialan

"Mereka baru saja menyerang mangsa mereka, jadi kita mungkin bisa melewati jalan ini dengan selamat. Tapi kalau baru saja, maka masih banyak sisa jejak mereka, jadi tidak sulit menemukan tempat persembunyian mereka ... Apa yang kita lakukan, tuan muda? "

Xiah berbicara dengan cara seperti ada sesuatu yang ingin dia katakan.
Bukan hanya Xiah, tapi Snow dan Chrisse juga memiliki cahaya yang kuat di mata mereka.
Tentu saja, aku juga tidak tahan terhadap kejahatan ini di depan mata ku.
Musuh adalah 50 moster dan 2 penyihir. Sejujurnya, mereka adalah musuh yang kuat.
Tapi kalau itu kami, mungkin kami bisa melakukannya. Jika terasa berbahaya, maka kami akan bertarung dari jauh, menghujani mereka dengan peluru AK dan menurunkan jumlah mereka saat mundur.

Aku berbalik menghadap gadis-gadis itu.

"Baiklah, mari kita temukan tempat persembunyian mereka dan pukul mereka."

Mereka semua bersemangat atas keputusan ini.
Mata terbakar karena marah, kataku.

"-Baik! Ini waktu-nya bertarung "

---------------------------------------



Share Tweet Share

Comment Now

0 komentar

Please wait....
Disqus comment box is being loaded