PENGUMUMAN

Setiap konten, merek dagang, atau bahan lain yang mungkin ditemukan di OTAKU-AKUT adalah bukan properti dari kami OTAKU-AKUT tetapi hak cipta dari pemiliknya masing-masing.OTAKU-AKUT tidak melakukan klaim kepemilikan atau tanggung jawab untuk kontent tersebut, dan anda harus mencari persetujuan hukum untuk setiap penggunaan bahan tersebut dari pemiliknya.

Gun-Ota ga Mahou Sekai ni Tensei shitara, Gendai Heiki de Guntai Harem wo Tsukucchaimashita!? Chapter 063 - Melihat - lihat Kota Pertambangan Vesta

Font Size :
Dark Mode
Reset Mode



Chapter  063 -   Melihat - lihat  Kota Pertambangan Vesta
===========================================


        “... ... (Fu) gaa ~”

Saat aku membuka mataku, aku membuat suara bodoh.
Dengan melihat cahaya yang bocor dari cela jendela itu, aku tahu bahwa matahari telah terbit.

Aku mengangkat kepalaku ke cahaya samar,  mengkonfirmasi keberadaan Snow dan Chrisse yang menggunakan lengan ku sebagai pengganti bantal.

Di lengan kananku ada Snow.
Mungkin karena dia melepaskan ponytailnya, suasananya dan kesannya terasa berbeda dari biasanya……. -berubah dari perasaan energik ke yang tenang. Kedua sisi snow ini  sama-sama menawan bagiku.

Di lengan kiri ku ada Chrisse.
Alih-alih menggunakan lenganku sebagai bantal, kepalanya hampir menempel di dadaku saat dia sedang tidur. Aku sudah menjadi bantal peluk. Wajahnya yang tertidur lebih kekanak-kanakan daripada biasanya, dan ekspresinya yang sangat santai itu indah.

Aku mengulurkan tanganku dengan lembut untuk menghindari membangunkan mereka, tapi -

          "Lute-kun?"
          “Onii, chan.”
          “...... Selamat pagi untuk kalian berdua.”

Seperti yang diharapkan, itu tidak mungkin.
Pertama, daripada mengatakan bahwa mereka tertidur, mereka hampir tertidur, sepertinya. Itulah mengapa mereka menyadari gerakan ku dan terbangun.

Karena sudah terbangun, kami mengangkat tubuh kami dan keluar dari tempat tidur.
Saat aku membuka jendela, matahari sudah pada puncaknya, dan jalanan sudah aktif.

               "Sepertinya sudah lewat siang."
               " mau bagaimana lagi, karena sudah lama kita bisa tidur nyenyak tanpa khawatir dengan jam malam."
               [ini seperti yang  snow oneechan katakan.]

Tapi keberangkatannya hanya dua hari lagi ...
Sampai saat itu, kami harus membeli makanan yang diperlukan, yang merupakan barang konsumsi selama 5 hari perjalanan ke ibu kota, dan memasukkannya ke gerobak. kami tidak bisa hanya di sekitar di kamar sepanjang hari seperti ini.

                "Pertama, ayo kita bertemu dengan Xiah, sarapan pagi dan makan siang pada saat yang sama, kemudian pergi berbelanja besok."

Kedua istri ku setuju dengan proposal ini.






Kami bertemu dengan Xiah, yang tinggal di kamar sebelah.
Aku  mengatakan kepadanya, "Ayo kita membeli barang-barang yang diperlukan sebelum lusa, lalu -"

           "Kalau memang begitu, maka saya akan melakukannya. Tuan muda, nyonya, tolong bersantailah. "
           "Tapi, untuk menyerahkan semuanya kepada Xiah..."
           "Apa yang anda katakan? saya adalah pelayan tuan muda; Jika Anda mengatakannya seperti itu, maka saya akan kehilangan wajah saya, Anda tahu? "

Ini seperti presiden melakukan pekerjaan yang sama dengan karyawan, ya?
Memang benar kalau itu terjadi, karyawan akan mengalami situasi yang canggung.

Aku menerima tawarannya dan memberinya uang. Aku memberinya lebih dari cukup, untuk berjaga-jaga.
Sementara aku melakukannya, aku juga mengatakan kepadanya bahwa tidak apa-apa untuk membeli apapun yang dia suka.

Xiah menggelengkan kepalanya dengan cara yang biasa, tapi aku masih punya banyak uang dari hadiah Penyihir Kembar.
Karena itulah aku  menyuruhnya untuk tidak menolaknya.



Dan seolah-olah kami bebas untuk hari itu, kami memutuskan rencana kami untuk hari itu saat bersantap di cafeteria di lantai 1.
Akan sia-sia tinggal di ruangan itu, jadi kami memutuskan untuk berkeliling kota pertambangan.






Aku berjalan di sekitar   kota tambang dengan Snow dan Chrisse di kedua lengan.
Ada banyak pria muda berotot, mungkin karena itu adalah kota pertambangan.
Mereka memancarkan niat membunuh yang jelas saat melihat ku berjalan beriringan dengan dua gadis imut.

Aku tahu apa yang kalian rasakan.
Jika aku berada di posisimu, aku akan berteriak [raiju seharusnya meledak saja] di kepalaku juga.

        “Hey hey Chrisse-chan, bukankah liontin ini imut?”
        [Ya, ini sangat imut Cincin ini juga.]

Ada toko-toko biasa di kota pertambangan, tapi ada banyak sekali lapak yang di buka di pinggir jalan hanya dengan kain yang tersebar.
Keistimewaan setempat, seperti aksesoris logam, pisau, dan ornamen logam, ditata dalam jumlah besar. Tampaknya mereka dipajang oleh seniman muda yang ingin meningkatkan keterampilan dan mendapatkan uang saku.
Seperti pasar loak di kehidupan ku sebelumnya.

Kios terbuka tempat kami mampir itu seperti toko aksesori perak di kehidupan ku sebelumnya, yang dikelola oleh seorang perajin muda yang mengantre pekerjaannya sendiri untuk dijual.

Perajin  muda Dragon Race memasang senyuman bisnis.

         "Jangan ragu mencobanya. Saya pasti tidak akan memaksa Anda untuk membelinya. "

Menerima tawaran itu, snow dan Chrisse melepaskan lenganku dan memandang mereka dengan sungguh-sungguh.
Sementara itu, ku berdiri di sana seperti orang-orangan sawah dan menunggu sampai mereka selesai. Ini adalah salah satu tugas suami.

Sementara aku sedang menunggu mereka, dua orang seperti pedagang melewati sisi ku.
Secara tidak sengaja aku mendengar percakapan mereka.

        “Oi, bukankah kau pikir akhir-akhir ini di pinggiran kota agak aneh?”
        "ya,ya Terutama karena aku belum pernah melihat moster akhir-akhir ini, apalagi monster kecil. Keluargaku mengatakan "[Bukankah ini pertanda sesuatu yang aneh?"
        "Kuharap itu bukan apa-apa ..."

Para pedagang berbicara dengan wajah dan suara khawatir, kemudian menghilang ke dalam kerumunan.

(kalian tidak harus begitu khawatir, karena peyihir kembar yang memimpin Orge tidak lagi ada.)

Karena penyihir kembar yang mengumpulkan dan mengorganisir Orge, monster lainnya diburu berbondong-bondong; Hasilnya adalah mereka menghilang dari hutan.
Karena kita telah menangkap mereka, hutan pasti akan kembali normal pada waktunya.

Sementara aku memikirkannya, Snow datang sambil membawa liontin sederhana yang terbuat dari rantai logam di tangannya.
Dia meregangkan lehernya untuk ditunjukkan padaku.

        "Bagaimana menurutmu, Lute-kun?"
        "Cocok untukmu. Cocok dengan warna rambutmu. "
        “Ehehe, terima kasih.”

Celana ku ditarik, dan aku berbalik.
Chrisse menempatkan anting-anting emas di telinganya.
Anting-anting itu tidak bertatahkan permata atau magic stone, tapi itu adalah jenis yang indah dengan keahlian yang detail.

        [Bagaimana dengan ku? ]
        “Chrisse juga cocok dengannya.”
        [Terima kasih banyak.]

Dipuji, Chrisse juga tersipu malu-malu.

Snow tampak seperti perak, yang sederhana, sementara Chrisse disukai emas, yang indah.
Aku mencatatnya sebagai memo dalam pikiran ku.

        "Mereka benar-benar cocok dengan kalian berdua. Aku yakin asesorisnya pasti akan senang juga, untuk dikenakan oleh kalian berdua. "

Anak itu terus melirikku.

        "Tidak, jika mereka dipakai oleh kalian berdua, maka bagi pembuatnya, tidak akan ada yang lebih membahagiakan  dari ini."

Dia melirikku lagi.
Aku mengerti, aku mengerti.
Di sinilah aku harus menunjukkan kemampuan ku.

          " Aku akan mengambil ini; berapa banyak untuk keduanya? "
          "Terima kasih atas pembelianmu! Harga sebenarnya untuk satu adalah 1 perak dan 2 koin tembaga besar; Tapi karena Anda ingin membeli 2, 2 koin perak akan saya rasa cukup. "

Sekitar 20.000 yen, ya?
Jika aku menganggapnya sebagai biaya untuk mengetahui selera mereka, maka harganya murah.

Aku menyerahkan 2 koin perak pada anak muda itu.

Aku meletakkan aksesoris di telinga dan leher mereka, dan mereka tersenyum gembira.

        "Terima kasih Lute-kun, aku akan menghargainya."
        [Terima kasih, onii -chan. Aku juga akan menghargainya selamanya.]

Senyum mereka tak ternilai harganya.
Lalu kami kembali berjalan mengelilingi kota.

Kami mampir ke tempat seperti pasar makanan untuk beristirahat dan makan makanan ringan.
Kota ini secara tidak terduga memiliki banyak permen seperti jumlah orang berotot di sana.

Kami makan wakil dari semua permen: roti kukus.
Bubuk mentah yang dicampur dengan kacang yang telah dimasak dengan gula kemudian dikukus.   Hal ini mirip dengan roti kukus dan kue kukus di dunia saya sebelumnya .

        "Ini pertama kalinya aku makan ini. Kacang manis itu lezat. "
        "Snow, kau baik-baik saja dengan kacang manis?"
        "Yeah, aku baik-baik saja."

Dia tampak baik-baik saja saat dia berkata dan terus melahap sepenuh hati dengan wajah bahagia.
Di dunia sebelumnya, aku mendengar bahwa tidak ada konsep kacang manis di luar negeri dan bahwa ada orang yang buruk dengan mereka, jadi mereka tidak bisa makan pasta kacang merah Jepang.

“Chrisse, bagaimana? Apa ena -? Chrisse”

Aku berhenti berbicara di tengah jalan dan menatap Chrisse tanpa berpikir.
Dia mengenakan ekspresi serius, seperti seorang peneliti berhadapan dengan sebuah benda berbahaya, saat makan roti kukus.

        [Memang, manisnya kacang mengimbangi adonan. Tapi ku pikir alih-alih menambahkan gula ke kacang, akan lebih enak lagi jika kita juga menambahkan garam dan untuk membuat rasa manis menonjol. Pada skala 10 poin, aku akan memberikan 5,24 poin ini. ]
        “Aku .. aku mengerti.”

Poinnya rinci!
Seperti yang diharapkan dari demon ras .
Ras  yang mencintai manis pada titik membual, "Gandum tidak digunakan untuk roti; Ini digunakan untuk membuat kue. "
Dia bahkan menyewa Malcom -san, koki eksklusif, hanya untuk membuat permen.
Mungkin karena itu, dia sudah sangat serius dengan permen dan makanan ringan.

Matanya berbicara "Sweets bukan permainan."

Aku sudah melakukan dengan baik menjilat pantat dari master ini dengan permen ....

Setelah selesai makan roti kukus, kami kembali.
Karena matahari akan segera terbenam.
Kami merencanakan untuk makan malam di tempat yang sama dengan kami makan siang: lantai pertama penginapan.
Makan siang di sana enak, jadi aku menduga tidak akan ada masalah.

        "Ah, buruk. Aku lupa meminta Xiah melakukan sesuatu yang penting besok. Tidak apa-apa untuk melakukannya besok, tapi aku hanya akan pergi membelinya dan kembali dengan cepat, sehingga bisahkan kalian kembali lebih dulu? "
        [Lalu mari kita pergi membeli bersama. ]
        "Tidak, ini benar-benar tidak penting. Aku baik-baik saja sendiri. Jadi kalian berdua kembali, dulu. "
“Jika kau mengatakan begitu, Lute-kun.”

Saat mereka menoleh untuk melihat ke arahku, aku mendorong punggung mereka dengan paksa, mendesak mereka untuk kembali ke penginapan.
Aku berharap bisa membodohi mereka sedikit lebih baik, tapi aku tidak memiliki bakat dalam seni percakapan.

Setelah mengirim mereka pergi, aku menuju ke sebuah toko, yang ku duga adalah toko perhiasan, saat tamasya di sore hari.

Tujuannya adalah gelang pernikahan bagi mereka.

Saat ini, gelang pernikahan yang mereka kenakan itu polos yang ku buat dari magic liquid metal. Tapi seperti yang diharapkan, aku sendiri tidak bisa menerimanya sebagai gelang pernikahan.

Tentu saja keduanya merasa puas dengan hal itu ...
Jadi ini benar-benar untuk kesenangan ku sendiri.

Aku diam-diam mengambil quest sendiri dari guild dan menabung uang.
Sebanyak 6 koin emas - sekitar 600.000 yen.
Singkatnya, ini biaya yang sama untuk membuat dua toilet cuci.

1 item hanya 3 koin emas, jadi mungkin bagus untuk dipajang.

Di luar, tokonya hampir sebesar toko serba ada; Tapi itu lebih cantik dari toko-toko lain, jadi itu meninggalkan kesan.
Setelah melewati pintu, seorang pegawai Dragon Race tua dengan rambut putih lengkap menyambut ku.

        "SELAMAT DATANG. Apa yang bisa saya bantu?"       
        “ Aku ingin memberikan dua gelang pernikahan untuk istri; Bisakah Anda menunjukkan beberapa? "
        “Untuk seorang istri? bahkan 2? Nah, itu beberapa kejantanan. "

Petugas tua tersenyum senang setelah mendengar "2 istri."
Dia tampak seperti orang baik.
Aku mengatakan kepadanya anggaran dan preferensi mereka, maka aku memintanya menunjukkan beberapa.

Selera Snow adalah warna perak, desainnya simpel.
Serelara Chrisse adalah warna emas, desain mewah.

Di antara yang ditunjukkan kepada ku, ada dua hal yang menarik perhatian ku.
Snow adalah gelang perak sederhana yang dihiasi dengan magic stone dan permata berwarna kebiru-biruan.
Chrisse adalah desain mewah terdiri dari rantai emas kecil, yang melekat dengan magic stone merah dan permata.

Masing-masing magic stone itu sudah dituntut untuk bisa menyalakan api satu kali.
Petugas tua itu merekomendasikannya, mengatakan bahwa mereka akan senang dengan gelang yang dilengkapi sulur batu yang praktis, karena ini adalah dunia yang berbahaya.

Ini tentu praktis, dan desainnya sepertinya seperti yang mereka inginkan.
Selanjutnya, karena mereka juga merupakan gelang pernikahan, mereka datang dengan gelang untuk pria dengan desain yang sama, jadi 3 koin emas sepasang, harganya juga sesuai dengan anggaran ku.

Gelang pria itu hanya diperlakukan sebagai aksesoris, jadi mereka tidak datang dengan magic stone atau permata. Mereka hanya sekadar gelang pernikahan biasa.
Tapi mereka berdua mungkin menyukai ini.

        "Yang ini, tolong."     
        “Terima kasih banyak. Kami akan membungkus mereka dalam kasus ini sebagai bonus. "

Aku  menerima tawaran pegawai tua itu dan menerima kotak tersebut.
Aku  menyerahkan 6 emas yang aku simpan ke petugas.

Setelah beberapa menit kemudian, dia menyerahkan gelang itu ke dalam sesuatu yang tampak seperti kotak paulownia.

Dengan tegas aku mengikatnya di saku sehingga kedua orang itu tidak tahu.

        "Saya harap Anda membawa istri Anda lain kali."  
        "Ya, tentu saja. Aku akan membawa mereka di lain waktu. "

Sekali lagi aku  mengucapkan terima kasih dan kemudian meninggalkan toko.

Timewise, aku butuh waktu sekitar satu jam. Lagi dan aku pasti mengkhawatirkannya.
Saat senja semakin dekat, aku buru-buru melewati gang, kembali ke penginapan.
Saat berjalan, aku dengan ringan mengetuk gelang pernikahan di dalam saku.

        "Kurasa aku akan memberikannya pada keduanya setelah menyelesaikan quest ini. Tidak, aku mungkin juga akan mengadakan pesta kejutan dan memberikan ini kepada mereka saat kembali ke rumah, ku kira? "

Berpikir tentang Snow dan Chrisse ini wajah terkejut dan menyenangkan, aku tidak bisa membantu tetapi senyum.



Hari yang baik dan damai.
Namun pada saat itu, aku tak akan pernah berpikir bahkan dalam mimpi terliar ku bahwa kami akan jatuh dalam keadaan sulit seperti itu.

--------
Catatan penulis:

Setelah membuat gelang pernikahan istri dan toilet cuci sebagai perbandingan, MC ini ...
Dia tidak baik, aku harus melakukan sesuatu dengan cepat!



---------------------------------------
(¯ ^ ¯)



---------------------------------------
terimakasih telah membaca sejauh ini................
tolong dukung terjemahan kami dengan membaca terjemahan ini hanya di ' otakuakut.blogspot.com '


buat teman teman yang ini ikut serta dalam terjemahan projek ini juga sangat di persilahkan. kalian bisa contak saya melalui fanspage fb, fb ( void safirma), atau via E-mail ( voidsafirma@gmail.com)

silahkan matikan ad-block kalian untuk mendukung blog ini. iklan membantu agar blog ini dapat terus berjalan dengan lancar
apabila ada typo,terjemahan yang menurut teman-teman kurang tepat silahkan tulis kritik dan sarannya di kolom komentar postiang ini....


Terima kasih banyak 

---------------------------------------



---------------------------------------


Share Tweet Share

Comment Now

0 komentar

Please wait....
Disqus comment box is being loaded