PENGUMUMAN

Setiap konten, merek dagang, atau bahan lain yang mungkin ditemukan di OTAKU-AKUT adalah bukan properti dari kami OTAKU-AKUT tetapi hak cipta dari pemiliknya masing-masing.OTAKU-AKUT tidak melakukan klaim kepemilikan atau tanggung jawab untuk kontent tersebut, dan anda harus mencari persetujuan hukum untuk setiap penggunaan bahan tersebut dari pemiliknya.

Isekai Kenkokuki Chapter 02 : Griffon

Font Size :
Dark Mode
Reset Mode


Chapter 02 : Griffon

==================================================================
Sumber : joeglen's  
==================================================================



Reinkarnasi.
Itu adalah fenomena fiksi di mana memiliki probabilitas tertinggi terjadi ketika seseorang di tabrak truk.
Sebuah Cerita Fiksi, terus terang, cerita-cerita itu tidak terjadi dalam kehidupan nyata.  
Dengan demikian, reinkarnasi adalah sebuah kebohongan, tidak mungkin terjadi dalam kenyataan.
Ya, itu tidak mungkin.


“ Aku  yakin, ini pasti hanya mimpi, aku yakin aku akan berada di tempat tidur di rumah sakit saat bangun, atau di tabrak oleh truk adalah mimpi. Iya, Tentu saja, manusia hanya mati sekali sehingga tidak mungkin. "


Aku berbaring di tanah sambil berpikir begitu.
Langit malam penuh bintang dan bulan yang besar.
Begitu indah ~ mimpi!
Aku memejamkan mata.
Aku percaya ketika aku bangun, semua ini, pada akhirnya hanya mimpi.
…..
…. 
… 
..
. 

====================================


Setelah semuanya Ini adalah kenyataan!
Aku memeriksa wajahku di permukaan air di bawah sinar matahari pagi dan putus asa.
Apa yang akan ku lakukan sekarang?
Aku tidak punya apa-apa untuk menjawabnya!
       " Bagaimanapun Wajah ini tidak seburuk itu."


Apa yang tercermin di hadapanku adalah seorang pemuda-------- bukan, wajahku.
Kurus, dan kotor seperti anjing liar, tapi tiap bagian masih terlihat bagus.
Warna kulitnya umumnya dikenal dengan warna zaitun.

 "Oh, baiklah, setelah terbangun, tidak ada yang bisa dilakukan untuk ini ... ...."

Pertama, aku harus mulai mempersiapkan kebutuhan untuk bertahan hidup.
Setelah mengumpulkan beberapa informasi dan jika ada cara untuk kembali ke Jepang, aku akan kembali, jika tidak aku harus tinggal di sini.
Aku akan mulai dengan tujuan untuk saat ini.
Tapi pertama-tama aku harus mengatakan satu hal ......
        "Tubuhku butuh makanan."

Jadi aku berdiri.

====================================

Aku mencari di hutan.
Kupikir pohon-pohon di hutan sangat besar, tapi sekarang aku mengerti.
Itu tampak besar karena aku menyusut. Menyebut  pohon itu besar tapi kenyataanya tidak terlalu besar.

  "Meski begitu, tidak ada apa-apa di sini, di hutan ini."
Tidak ada kacang-kacangan atau buah sama sekali.
Aku memakan rumput yang entah bagaimana tumbuh di dalam hutan ... aku akan menahan diri untuk sekarang karena aku tidak ingin mati.
Menilai dari suhu yang ku rasakan, sepertinya ini musim panas.
Seharusnya ada satu hal yang bisa aku makan selama musim panas. Mungkin metode pencarian ku salah.
Di tempat Pertama, aku tidak memiliki pengetahuan tentang rumput liar. Selain itu, aku menganggap tempat ini adalah dunia lain.
Itu adalah misteri bagi ku atau vegetasinya sama dengan yang ada di Bumi.

  " Lebih lagi. aku tidak punya pilihan selain makan serangga ......"

Aku melihat barisan semut di depanku.
Meskipun berkat kelabang tadi malam, aku mendapatkan kembali kekuatan fisik, bukan berarti aku sudah makan lebih banyak dengan segera.
Tapi tubuh ini tidak memiliki gizi cukup di tempat pertama.
Aku mungkin tidak bisa bergerak besok jika aku memaksa diri ku sepanjang hari.
Setidaknya, aku harus, belajar bagaimana menyalakan api.
Sehingga aku bisa memanggang dan makan dengan tenang beberapa semut, jangkrik, kelabang, dan bahkan beberapa kalajengking juga.
Oh ya, aku memang makan sesuatu yang mentah sambil masih menggeliat kemarin.
Aku bertanya-tanya bagaimana aku bisa menyalakan api.
Aku tahu gesekan panas yang disebabkan dengan menggosok dua ranting akan mulai menyala ... ....
Abaikan, api adalah misteri bagiku, aku bahkan tidak bisa menemukan ranting yang sesuai.
Aku merasa bahwa bukan langkah bijak untuk menyia-nyiakan waktu dan kekuatan fisik ku jika aku tidak dapat melakukannya.
Mungkin lebih baik mencari tempat tinggal manusia.
  "Oi nak, kau yang  di sana, inilah wilayah seseorang, pergilah."
Aku dipanggil dari belakang.
Suara itu sepertinya perintah, tapi aku yakin itu milik manusia.
Langit belum meninggalkan ku!!

  "Sebenarnya aku tersesat ......"
Saat aku menengok ke belakang, ada monster di depan mataku.
Wajah dan tubuh bagian atas tampak seperti elang dan memiliki sayap besar.
Bagian bawah tubuh nya memiliki empat kaki, seperti singa.
Itu adalah Griffon.
Langit sepertinya telah meninggalkan ku.

=========================
"Umm,  rasaku tidak enak, aku hanya kulit dan tulang, aku hanya makan kelabang kemarin, jadi lebih baik lagi kalau kau ber,berhenti!

Aku mundur.
Aku bereinkarnasi dengan rasa sakit yang luar biasa, mengapa aku harus melalui banyak usaha untuk menyelamatkan hidup ku kembali!
" Yang satu ini pilih-pilih dengan makanan. Siapa yang akan makan sesuatu yang menjijikkan seperti mu bajingan? Apa menurutmu yang ini bodoh?
" I,ini tidak seperti itu Ahahahaha Sebenarnya aku benar-benar pergi sekarang Selamat tinggal ~"
Aku mulai berlari dengan kecepatan penuh. Sepertinya pihak lain tidak mau memakan ku dan hanya menginginkan ku keluar. Maka aku harus kabut. Karena sejak awal aku tidak punya niat untuk menyerang wilayah atau domain orang itu. (?).
  woosh woosh woosh
Aku mendengar suara mengepakkan sayap.
Pasir terbang ke mana-mana, dan secara refleks aku menutup mataku.
Ketika aku membuka mata, Griffon ada di depan ku.
Namun, dia adalah marah dan jengkel.
Kenapa?
“ apa kau mencoba mengatakn kepadaku bahwa wilayah yang satu ini berahir? Semua yang ada di hutan ini adallah millikku, seseorang tidak boleh masuk dan keluar. Itu adalah janji. Meski begitu kau bajingan, apakah kau masih berencana untuk mendapatkan makanan mu dari wilayah yang satu ini?
"Maafkan aku, aku salah, memang ini masih wilayah mu, oleh karena itu ... ...."
"Jangan berbohong, janji antara orang ini dan orang kalian bajingan telah diturunkan selama 200 tahun terakhir ini! Bahkan anak kecil pun tahu itu!"

Bahkan jika kau mengatakan itu, aku tidak tahu apa yang aku tidak tahu.  
Binatang itu memiliki penampilan yang megah meskipun memiliki sekering pendek.

"Katakan sedikit alasan yang lebih jujur. Jika kau melakukannya, yang satu ini akan membiarkan ku hidup."


Griffon berkata begitu sambil cemberut padaku. Udara dingin mengalir di sekujur tubuhku.
Orang ini bermaksud untuk membunuhku, hanya karena aku merusak pemandangan.
Aku tidak punya alasan.
  "Itu ...... Sebenarnya aku bereinkarnasi."
  "Haa? Yang ini tidak mengerti artinya."


Ekspresi Griffon berubah, matanya berkilauan dan bersinar, mungkin aku benar-benar mati disini.
" yak au lihat, ketika aku terbangun, aku sudah berada di hutan ini, aku bhkan tidak tau mengapa aku menjadi anak-anak. Ini benar, kau tau? Tolong percayalah padaku “


Aku berlutut di tanah dan memohon, aku bereinkarnasi dengan rasa sakit yang hebat.
       "Hmm ......"

Entah keparat putus asa ku bekerja, aku merasa bahwa maksud membunuh Griffon telah mereda.
Mata griffon bersinar merah.

"Yang ini merasa menyesal utnuk Yang kecil .... Apakah Orang Hilang? Aku mengerti, maka tak heran si kecil tidak tahu. Yang satu ini meminta maaf.”
Tiba-tiba niat membunuh Griffon hilang sama sekali.
Aku tidak memahaminya dengan baik, tapi aku entah bagaimana mengerti mengerti.

” yang satu ini bersimpati kepada si kecil. Hidup di kampong halamanmu dan di pindahkan ke tempat yang seperti ini, oh ya.., tidak ada metoe untuk kembali. Ini adallah keharusan untuk di sukai oleh si kecil ini. Jika kau ingin menyalahkan seseorang salahkan hidupmu sendiri. "
 Aku tidak begitu memahaminya, tapi orang ini sepertinya tahu sesuatu tentang reinkarnasi.

"Umm ...... Apa itu Orang yang Hilang?"
"Mereka adalah orang-orang dari dunia lain yang datang ke dunia ini."
"Itu tidak dilahirkan kembali?"
"Hah?"

Griffon bingung karena tidak mengerti arti pertanyaan ku.
Aku menjelaskan apa yang terjadi pada tubuh ku saat ini. Griffon mengerang.

 "Hmm, yang ini nggak tau, yang ini belum dengar fenomena seperti itu .. Orang Hilang yang satu ini bertemu seratus tahun yang lalu tidak mengatakan mereka terlahir kembali, tapi ...... Nah, adakah hal seperti itu?
 "Haa."
 " Sejak awal, fenomena ini disebut orang hilang. Tapi kau telah terlahir kembali sejauh ini, tidak ada yang aneh terjadi."


Aku tidak benar-benar memahaminya, tapi Griffon mulai memahaminya dengan sewenang-wenang.
Aku sama sekali tidak bisa memahaminya.  
Tidak ada gunanya khawatirkan sekarang. Mungkin aku harus terus menyelidikinya.


 "Omong-omong si kecil, kau tadi menjelaskan bahwa jiwamu dewasa?"
                 "Ya, ini sulit, tapi apa yang bisa ku lakukan?"
  Griffon menyeringai pada pertanyaanku ...... Itu benar-benar terlihat.



 "Alih-alih mengabaikannya saja, yang satu ini meminta pekerjaan dari si kecil."


---------------------------------------
terimakasih telah membaca sejauh ini................
tolong dukung terjemahan ini dengan membaca terjemahan ini hanya di ' otakuakut.blogspot.com '


Buat teman teman yang ingin ikut serta dalam projek ini juga sangat di persilahkan. kalian bisa contak saya melalui fanspage fb, fb ( void safirma), atau via E-mail ( voidsafirma@gmail.com)

silahkan matikan ad-block kalian untuk mendukung blog ini. iklan membantu agar blog ini dapat terus berjalan dengan lancar
apabila ada typo,terjemahan yang menurut teman-teman kurang tepat silahkan tulis kritik dan sarannya di kolom komentar postiang ini....


Terima kasih 

---------------------------------------



---------------------------------------



Bab Sebelumnya | TOC | Bab Berikutnya



Share Tweet Share

Comment Now

1 komentar:

  1. avatar Deni says:

    Secara keseluruhan bagus walau ada beberapa typo, ane enjoy banget baca ini novel terjemahan. Lanjut gan

    Please wait....
    Disqus comment box is being loaded