PENGUMUMAN

Setiap konten, merek dagang, atau bahan lain yang mungkin ditemukan di OTAKU-AKUT adalah bukan properti dari kami OTAKU-AKUT tetapi hak cipta dari pemiliknya masing-masing.OTAKU-AKUT tidak melakukan klaim kepemilikan atau tanggung jawab untuk kontent tersebut, dan anda harus mencari persetujuan hukum untuk setiap penggunaan bahan tersebut dari pemiliknya.

Gun-Ota ga Mahou Sekai ni Tensei shitara, Gendai Heiki de Guntai Harem wo Tsukucchaimashita!? Chapter 066 – Request

Font Size :
Dark Mode
Reset Mode


Chapter 066 – Request
==========================

Hal pertama yang kami lakukan setelah mengalahkan Twin Dragon adallah membekukan tubuh naga itu.

Menurut Shia — ‘ tidak ada banyak jasad Twin Dragon dengan kondisi sebaik ini, jadi jika kami membawanya, kami dapat menjualnya dengan harga yang baik, dan dia bersikeras agar kami merobek sisik dan meninggalkan sebuah tanda kayu dengan nomor petualang di atasnya kemudian, yang masih memiliki mana tersisa membungkus mayat naga itu dengan es..

Dengan cara ini tidak akan di makan oleh moster, atau tidak akan di ambil oleh petualang lain.

Setelah itu kami sekali kagi kembali ke kota tambang, dan meminta guild untuk mengangkut Twin Dragon. Bianya traspotasinya akan di bebankan kepada kami, tapi itu hanya akan di potong dari jumlah uang yang kami dapatkan setalah menjualnya.

Dan begitu, kami akhirnya kembali ke kelompok Gomugo dan memberi tahu mereka hasilnya.

Saat mereka melihat tubuh kami masih utuh, mereka berteriak gembira dari dalam gua.

Ini karena kami berhasil kembali dari situasi mematikan itu.
mau bagaimana lagi, tapi mereka sangat keras sehingga aku khawatir gendang telinga ku akan meledak..

Tidak semuanya berjalan dengan baik.

Kami kembali ke lapangan dimana kami berencan untuk berkemah untuk mengambil kembali cargo yang kami tinggalkan, tapi kuda bertanduk sudah berubah menjadi makanan Twin Dragon, dan  cargo dan barang pribadi hancur menjadi bubur kertas.
ini adallah hasil dari amukkan Twin Dragon.
Kami tidak punya pilihan lain selain kebeli ke kota tambang vesta untuk sementara, tapi kamu herus menganggap diri kami beruntug kali ini, karna berhasil lolos dengan nyawa kami

Kami sudah bertarung sepanjang malam jadi kami memutuskan untuk berkemah di sini.
karena mereka sudah menggunakan terlalu banyak mena mereka , aku membiarkan Snow dan Shia beristirahat lebih dulu.

“ Maaf Lute-kun, Chrisse-chan, biarkan aku istirahat terlebih dahulu.”
“Jangan khawatir,kau sudah berkerja keras, Snow.”
[Itu benar, dan aku masih sangat kuat jadi, itu baik-baik saja!]
“Terima kasih Chrisse-chan! Ah, tapi tidur dengan Lute-kun yang manis di cramped bed dan [sniff-sniff] baunya mungkin bagus juga, …”
“Cepat dan tidurlah. Pulihkan mana mu!”
“Au, itu sakit, Lute-kun~!”

Aku menggunakan karate chop pada Snow yang baru saja mengatakan sesuatu yang memalukan dangan wajah lurus.
Benar-benar, dia tidak pernah berubah.

“Madam, tentapat tidurnya sudah siap.”

Shia telah membuat sebuah kasur sederhana dari kayu gerobak yang rusak.
mereka berdua tidur untuk memulihkan stamina dan magic power mereka.
Chrisse dan aku yang bertarung sebagai pedukung, berdiri dan tetap berjuang dengan kantuk kami sembari memperhatikan sekeliling kami.
Sementara itu, Gomugo dan yang lainnya mengumpulkan kargo yang tersebar dan merapikannya.
Mereka juga mengumpulkan barang bawaan kami, dan memilah-milah barang yang bisa digunakan.
Aku hendak mengucapkan terima kasih —

“Seharusnya kamilah yang harus berterimakasih kepada kalian. Kalian menyelamatkan kami dari Twin Dragon”

Mereka merasa bersyukur dan berterima kasih kepada ku, menundukkan kepala mereka lagi dan lagi.
Aku menerima tawaran mereka dan membiarkan mereka mengumpulkan berang bawaan kami.

Berkat mereka [38 Special (9mm)], [7.62mm × Russian Shot], dan [7.62mm × 51 NATO] yang bertebaran karna Twin Dragons sekarang berkumpul di satu tempat.
Saat senja snow dan Siah terbangun dan membebaskan kami  dari tugas berjaga.
Tampaknya  sekitar setengah mana mereka telah dipulihkan.
Chrisse dan aku beralih dengan mereka dan naik ke tempat tidur.
Ada pohon berdiri dengan tiang-tiang yang disandarkan padanya, papan kayu diletakkan di bawahnya, kain kanopi yang terbakar dan robek diletakkan di atas papan dan selembar kain yang terlihat bersih menutupi semuanya. Dan itu sempit. Itu tempat tidur hamster.


Tapi begitu Chrisse dan aku merangkak ke tempat tidur, tidak butuh waktu lama bagi kami untuk tertidur.
Aku bahkan tidak memiliki energi untuk meletakkan tanganku pada istriku yang imut dan lucu yang tidur di sampingku.
Kami tidur seperti log sampai kami terbangun ketika tiba saatnya untuk beralih dengan Snow dan Shia untuk tugas jaga malam.

▼ ▼ ▼ ▼ ▼ ▼ ▼ ▼ ▼ ▼ ▼ ▼

Pagi berikutnya, kami berangkat dari tempat kemah.
Sebelum berangkat, Snow dan Shia merapalakan lebih banyak ice magic pada jasad Twin Dragon untuk menebalkan ice nya.
dengan itu kami tidak perlu khawatir dengan pencairan untuk sementara waktu.
Memakan waktu 2 hari untuk pergi, tapi karena kali ini kami berjalan,  maka akan memakan waktu 3 hari untuk kembali.
Saat kami tiba di  kota tambang Vesta, kami bergegas menuju penginapan.
Tampa perlu khawatir di serang oleh moster seperti di tempat kemah, aku tidur dengan nyaman.
Pada pagi berikutnya, kami mengunjungi Adventurers’ Guild bersama gomugo-san.
Alasan kami mengajaknya adallah sebagai kesaksian lain selain kami.
Kami melapor ke Adventurers’ Guild.
kami menunjukkan contoh sisik, dan membuat mereka mendengarkan tidak hanya kesaksian kami tapi juga milik gomugo..
Adventurers’ Guild tidak menunjukkan keraguan apapun dan mempercayai laporan kami .
Kami meminta layanan Adventurers’ Guild’s untuk memindahkan naga beku.
mulai dari sini akan memakan waktu lebih kurang 10 hari unutuk memindahkan sisa Twin Dragon, termasuk masa persiapan dan perjalanan pulang pergi.
Beberapa petualang pergi untuk mengidentifikasi dan mengamankan Twin Dragon beku.
Sebuah gerobak transportasi besar akan datang untuk membawanya.
Ini adallah Gerobak besar dengan magic stone terpasang di dalamnya, dilengkapi dengan fungsi untuk membuat bobot kargo lebih ringan dari biasanya.
Dan tentu saja transportasi ini akan menelan biaya cukup banyak.
Adventurers’ Guild hanya mendengar tentang Twin Dragon dan belum memeriksanya secara rinci namun dengan mudah bisa menghasilkan setidaknya 1000 koin emas.
Itu adalah jumlah uang yang menakjubkan.
Karena itulah mereka tidak memiliki masalah dengan menunda pembayaran.
Sebagai gantinya, karena Adventurers’ Guild tidak memiliki cara untuk membayar 1000 emas, mereka meminta kami untuk tidak memintanya secara sekaligus.
Tentu saja aku setuju.
Kami juga akan berada dalam masalah besar membawa 1000 keping emas bahkan jika mereka membayar penuh.
Adventurers’ Guild menyarankan agar kami menyimpan uang di guild. Dengan begitu, kami bisa mengeluarkan uang dari Adventurers’ Guild di berbagai benua.
Selama nomor tag dan password mu tidak dicuri, tidak perlu khawatir dikeluarkan oleh orang lain. Jika kau menarik sejumlah besar uang, mereka akan memverifikasi orang itu juga.
Siah juga merekomendasikannya, jadi aku melakukan prosedur untuk menyetor uang hadiah ke guild.
Tapi aku meminta mereka untuk mengizinkan ku mengeluarkan uang yang diperlukan segera saat barang akan tiba.
Uang yang diperlukan adalah untuk barang dagangan klien kami Gomugo yang tidak dapat kami lindungi. aku ingin membayarnya kembali untuk barang, gerobak, dan kuda bertanduk nya yang hilang.
Tapi orang yang bersangkutan membuat wajah terkejut.


"Biasanya jika kau ditargetkan oleh naga, bahkan Twin Dragon, dan keluar hidup-hidup sudah termasuk berkah! Untuk berfikir kau bahkan akan mengganti dagangannya! "


Karena dia berafiliasi dengan Merchant Guild, asuransinya dijamin, tapi sepertinya tidak akan segera, jadi dia sangat berterima kasih atas tawaran ku, dan menundukkan kepalanya.

Tentu saja karena dia akan diasuransikan oleh serikat pekerja, aku tidak perlu mengganti kerugiannya sepenuhnya; hanya menutupi defisitnya sepertinya sudah cukup.

Aku menyelesaikan prosedur agar Gomugo mengeluarkan uang itu begitu harga penilaian Twin Dragon keluar.

Ketika dia mengeluarkan uang itu, kami tidak perlu berada di sana untuk bersaksi; dia bisa melakukannya sendiri
Setelah ini kami hanya perlu membayar denda untuk sewa gerobak  & kuda bertanduk maka kami akan bisa menyelesaikan semua masalah uang kami.

Gomugo terus menunduk saat ia pergi.
Masalah selanjutnya adalah level petualang kami.

Kali ini quest untuk naik level 3. Menilai hasilnya saja, quest  itu gagal.

Tapi kami menangkap level 4 Twin Magicians.
Dan kami menaklukkan tingkat 5 Twin Dragon (muda) - tidak hanya petualang level 2 atau level 3 yang jarang bertemu dengan quest tingkat tinggi dalam waktu singkat, terjebak di dalamnya, dan bahkan tampil dengan kemenangan.
Akan mudah jika kami bepergian dengan petualang level 5, tapi kami melakukannya hanya dengan anggota party kami. Jadi, apakah mereka akan menaikkan level kami? Jika mereka melakukannya, apakah mereka akan menaikkannya ke level 4 atau 5? Atau dibatasi pada 3? Sepertinya hal ini tidak bisa diputuskan segera.
Untuk saat ini mereka menahannya.
Sebelum mayat twin dragon tiba di kota pertambangan, kami memutuskan untuk kembali ke kota dimana Meiya menginap.
Waktu persiapan termasuk, waktu pengangkutan Twin Dragon sekitar 10 hari. Dan kami tidak tahu kapan mereka akan selesai menilainya.
Daripada menunggu di kota pertambangan, kami memutuskan rencana yang lebih baik untuk kembali dan beristirahat.
Mengenai pembayaran untuk transportasi dan penilaian, kami bisa membayarnya  di Adventurer Guild dekat  rumah kamo.
Dan seperti itu, setelah 3 hari, kami menyewa gerobak untuk meninggalkan kota pertambangan dan pulang, yang kami perkirakan akan memakan waktu 8 hari.


▼ ▼ ▼ ▼ ▼ ▼ ▼ ▼ ▼ ▼ ▼ ▼


“Lute-sama! Selamat dating kembali!”

Saat kami kembali, meiya yang mengatahuinya segera dating.
Kami baru saja kembali dan baru saja meletakkan barang bawaan kami di lantai.
Tak peduli seberapa cepatnya dirimu, bukankah itu sedikit terlalu berlebihan…..
Secara insting, aku segera mengari alat pemancar di pakaianku.
Dia tidak menyadari apa yang aku lakukan, dan suara keras yang belum aku dengar selama beberap saat.

 “ Murid pertama Lute-sama, tangan kanannya , Meiya Dragoon hadir! Saya selalu menunggu kepulangan anda!”

Entah bagaimana tapi aku ketahui, dia menanbahkan satu lagi gelar ‘ tangan kanan ‘ pada dirinya selain ‘ murid pertama ‘.jika aku hanya membiarkannya, apakah dia akan menambahkan leboh banyak lagi?

 “ Aku pulang, Meiya. Terimakasih telah menjaga rumahku saat aku pergi.”
“ Aku hanya melakukan yang seharusnya seorang murid lakukan!! Ngomong-ngomong semuanya belum makan malam bukan ?
 “Tidak, kami belum ……”
“ Maka, bagaimana kalau menginap di rumahku malam ini? Aku sudah menyiapkan makan malam, aku juga akan menyiapkan air panas untuk mengurangi kelelahan perjalanan kalian juga.”

Telinga 3 anak perempuan itu secara sensitif bereaksi terhadap satu kata "mandi".
Selama perjalanan, kami hanya bisa menyeka tubuh kami dengan handuk yang dibasahi air panas, atau membersihkan badan kami hanya dengan baskom air panas di penginapan.
Kami tidak bisa menahan pesona bak mandi yang penuh dengan air panas, dan meregangkan tangan dan kaki kami di dalamnya.
Selanjutnya, di rumah Meiya, toilet cuci sudah lengkap terpasang.
Dan ini adalah rasa sakit untuk mulai membuat makan malam sekarang.
Di sinilah kita harus bergantung pada niat baik Meiya.

“ Baiklah kami akan menerima tawaranmu, mari menginap di rumah meiya hari ini, oke ?”
“Terima kasih, Lute-sama! lalu, silahkan nai kereta di luar. Aku sudah menyiapkan kebutuhan lain seperti, pakaian ganti!”

Meiya dengan sukacita membawa kami ke luar dan memberi isyarat agar kami bisa mengantri menunggu di sana.

Sudah akrab dengan rumah Meiya, aku masuk ke bak mandi terlebihdahulu.
Aku mencuci kepala dan tubuh ku, membuang kotoran dari perjalanan.
Terendam air panas ke bahu, aku membiarkan suaraku bocor secara alami.
Keluar dari bak mandi, aku meletakkan tanganku melalui lengan baju kungfu naga yang sudah kugunakan dulu.
Di ruang tamu, sampai geng gadis tiba, Meiya dan aku minum beberapa chacha sambil menunggu.
Dengan semua orang yang hadir, kami memulai makan.

“ lalu hanya dalam beberapa hari, kalian menangkap twin magicians mengalahkan seekor Twin Dragon !? ”

Saat sedang makan, Meiya mengeluarkan suara kagetnya saat dia mendengarkan tentang detai ceritanya.

“ Tapi, pada akhirnya quest nya gagal.”
“tapi, dengan pencapaiyan sebanyak itu, naik level sudah pasti.”
“ Aku harap begitu.”
Aku menelan rebusan dengan lemak meleleh dan mengangkat bahu.

“Tapi semakin banyak yang kudengar, semakin bagus rasanya. Untuk berpikir bahwa kau membuat peluru yang menghancurkan magic stone dengan sengaja dan membiarkannya meledak di dalam tubuh! Gagasan yang orang normal tidak akan bisa memikirkannya bahkan jika mereka berjuang selama 100 tahun! Seperti yang diharapkan dari Lute-sama, dewa pengembangan magic tool!”
[Itu memang mengejutkan.]
“ Aku secara pribadi lebih terkejut dengan Chrisse-chan yang menembakkan peluru ke mata naga yang kecil. Itu benar-benar mustahil untukku.”

Keterampilan yang mereka kejar berbeda.
Tidak ada gunanya membandingkannya.

“Ngomong-ngomong Shia-san, bisahkan kau menunjukkan sesuatu yang di sebut [Wasp Knife] yang di buat Lute-sama made?”
“Aku tidak keberatan tapi, kenapa pernafasan mu sangan kasar?”

Siah bingung, mengeluarkan [Wasp Knife] dari pinggangnya dan menyerahkannya.
Karena aku belum mengisi ulang sihir menggantikan karbon dioksida jadi biarpun saklar ditekan, gas tidak akan keluar.
“I-ini adallah pisau yang di buat sendiri oleh Lute-sama! Untuk berfikir bahwa setelah menancapkannya , ini dapat mengelarkan gas yang menghancurkan dari dalam! Ini seperti ide demon king ! singkatnya, Lute-sama adallah keduanya dewa and demon king, kau mempunyai dua muka! Aaah! Pengetahuan Lute-sama benar-benar tidak mengenal batas, rasanya aku berubah jadi aneh !”
“Kau sudah, sudah berdarah. Berhenti menggosokkan pipimu dengan pisau itu, kau berdarah!”
“A,aku!? Aku barusaja mengotori pisau artistic Lute-sama dengan darahku!?”
“Kua menghawatirkan hal yang salah di sini!! Kau adallah seorang gadis, jadi rawat dirimu lebih baik. Snow maaf tapi tolong gunakan sihir untuk menyembuhkannya.”
“mengerti~”

Seperti yang diharapkan dari Snow, meskipun dia memiliki hubungan buruk dengan Meiya, dia menyembuhkan luka Meiya tanpa mengeluh.
Aku mengambil pisau dari meiya selama waktu itu.
Meiya nampaknya masih ingin menganiaya pisau itu, tapi aku mengabaikan dia. Siah membersihkan pisau berdarah itu dengan sihir.
"Bagaimanapun juga, kali ini, tanpa Siah itu pasti berbahaya. Bagaimana aku mengatakannya, aku sangat bersyukur telah membawa Shia sebagai seorang budak. "
"Ya! Jika hanya kita, kita tidak akan bisa lolos dari perangkap penyihir kembar atau menyelamatkan sandera. "
[aku juga belajar banyak tentang cara membuat kamp dan melakukan jaga malam.]
"Tidak, seseorang seperti saya ...."
Mungkin karena Siah tidak terbiasa dipuji, dia kehilangan kata-katanya.
... Tidak, jika aku harus mengatakannya, dia terlihat seperti seseorang yang tidak tahan menerima penghargaan atas sesuatu yang tidak dia lakukan.
Tiba-tiba, dia entah bagaimana mengatkan kembali kalimat yang dia gumamkan setalah dia mengatkan “ aku akan bunuh diri untuk mengalahkan twin dragon”.
‘dan tolong jangan khawatirkan aku. Setidaknya, dengarkan satu satunya permintaanku A–’
Mengigat ini, Shia menaikkan suaranya.

“…..semuanya! aku benar-benar menyesal!”
“Eh, Shia!?”

Dia tiba-tiba berdiri dari kursi dan kemudian berlutut di lantai.
Persis seperti ksatria yang kau lihat di anime, manga atau film.
Bukan hanya aku, tapi Snow, Chrisse dan Meiya semua menatap heran dengan tindakan mendadak Shia.
Tanpa memikirkan reaksi kami, dia terus berbicara.

“ aku telah berbohong kepada kalian! Aku tidak mempunyai kekuatan [Oracle] apapun. Aku menjadi budak karna perintah seseorang! Sebagai tambahannya, aku mempertaeuhkan hidupku di sini, kumohon!”

Shia menundukkan kepala lebih jauh dan mengangkat suaranya.

                 “ku mohon! ku mohon! Selamatkan High Elf kingdom!”

Suara yang sangat putus asa terdengar di dalam ruangan. 
———————-
Author’s Notes
Black elf chapter berahir besok, mulai besok kita akan memasuki  chapter baru.
———————————————————————————————————————






---------------------------------------
terimakasih telah membaca sejauh ini................
tolong dukung terjemahan kami dengan membaca terjemahan ini hanya di 'otakuakut.blogspot.com '


buat teman teman yang ingin ikut serta dalam terjemahan projek ini juga sangat di persilahkan. kalian bisa contak saya melalui fanspage fb, fb ( void safirma), atau via E-mail ( voidsafirma@gmail.com )

kami otakuakut selalu terbuka dan menyambut teman - teman yang ingin bergabung dengan kami

silahkan matikan ad-block kalian untuk mendukung blog ini. iklan membantu agar blog ini dapat terus berjalan dengan lancar
apabila ada typo,terjemahan yang menurut teman-teman kurang tepat silahkan tulis kritik dan sarannya di kolom komentar postiang ini....


Terima kasih banyak 

---------------------------------------



Share Tweet Share

Comment Now

0 komentar

Please wait....
Disqus comment box is being loaded